Struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.
Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) ataupun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Array
Array dalam bahasa C selalu dimulai dari indeks 0. Larik dapat didefinisikan secara statik atau dinamik. Jika didefinisikan statik, ukuran larik akan tetap dari awal program hingga akhir program. Jika didefinisikan dinamik, ukuran larik dapat berubah selama program berjalan karena memesan tempat pada memori heap. Proses pemesanan tempat pada memori disebut dengan alokasi. Sedangkan proses pembebasan memori yang sudah dipesan disebut dengan dealokasi.
Contoh array statik:
#include <stdio.h>
int main(){
int arr[10] // indeks awal 0 dan indeks akhir 9
arr [0] = 5;
printf("%d",arr[0]);
}
Contoh array dinamik:
#include <malloc.h>
int main(){
int * arr;
arr = (int *) malloc(10 * sizeof(int)); //memesan 10 tempat pada memori
arr[0] = 5;
free(arr); //menghapus array.
Memori pada heap dibebaskan arr = (int *) malloc(5 * sizeof(int)); //memesan 5 tempat baru pada memori free(arr); //di akhir program jangan lupa untuk menghapus array dinamik
}
Linked list
sebuah struktur data yang digunakan untuk menyimpan sejumlah objek data biasanya secara terurut sehingga memungkinkan penambahan, pengurangan, dan pencarian atas elemen data yang tersimpan dalam senarai dilakukan secara lebih efektif. Pada praktiknya sebuah struktur data memiliki elemen yang digunakan untuk saling menyimpan rujukan antara satu dengan lainnya sehingga membentuk sebuah senarai abstrak, tiap-tiap elemen yang terdapat pada senarai abstrak ini sering kali disebut sebagai node. karena mekanisme rujukan yang saling terkait inilah disebut sebagai senarai berantai.
jenis- jenis linked list:
1. single linked list
Terjadi bila struktur data sebuah node hanya memiliki satu tautan atas node berikutnya dalam sebuah link, maka senarai tersebut dinamakan sebagaisingle linked list.
2.double linked list
Terjadi bila struktur data atas tiap-tiap node memiliki rujukan pada node sebelum dan berikutnya. Sebagian algoritme membutuhkan taut ganda, contohnya sorting dan reverse traversing.
3. circular linked list
terjadi bila nformasi rujukan pada node terakhir akan merujuk pada node pertama, dan rujukan pada node pertama akan merujuk pada node terakhir bila yang digunakan sebagai dasar implementasi adalah double linked list.
Hash Table
Hash Table adalah sebuah struktur data yang terdiri atas sebuah tabel dan fungsi yang bertujuan untuk memetakan nilai kunci yang unik untuk setiap record (baris) menjadi angka (hash) lokasi record tersebut dalam sebuah tabel.
Keunggulan dari struktur hash table ini adalah waktu aksesnya yang cukup cepat, jika record yang dicari langsung berada pada angka hash lokasi penyimpanannya. Akan tetapi pada kenyataannya sering sekali ditemukan hash table yang record-recordnya mempunyai angka hash yang sama (bertabrakan).
Pemetaan hash function yang digunakan bukanlah pemetaan satusatu, (antara dua record yang tidak sama dapat dibangkitkan angka hash yang sama) maka dapat terjadi bentrokan (collision) dalam penempatan suatu data record. Untuk mengatasi hal ini, maka perlu diterapkan kebijakan resolusi bentrokan (collision resolution policy) untuk menentukan lokasi record dalam tabel. Umumnya kebijakan resolusi bentrokan adalah dengan mencari lokasi tabel yang masih kosong pada lokasi setelah lokasi yang berbentrokan.
Operasi Pada Hash Tabel
Ø insert: diberikan sebuah key dan nilai, insert nilai dalam tabel
Ø find: diberikan sebuah key, temukan nilai yang berhubungan dengan key
Ø remove: diberikan sebuah key,temukan nilai yang berhubungan dengan key, kemudian hapus nilai tersebut
Ø getIterator: mengambalikan iterator,yang memeriksa nilai satu demi satu
Binary Search Tree (BST)
Binary Search Tree (BST) merupakan tree yang terurut (ordered Binary Tree) yang memiliki kelebihan bila dibanding dengan struktur data lain. Diantaranya adalah proses pengurutan (sorting) dan pencarian (searching) dapat dilakukan bila data sudah tersusun dalam struktur data BST. Pengurutan dapat dilakukan bila BST ditelusuri (traversed) menggunakan metode in-order.
contoh:
struct node* search(struct node* root, intkey)
{
// Base Cases: root is null or key is present at root
if (root == NULL || root->key == key)
{
// Base Cases: root is null or key is present at root
if (root == NULL || root->key == key)
return root;
// Key is greater than root's key
// Key is greater than root's key
if (root->key < key)
return search(root->right, key);
// Key is smaller than root's key
return search(root->left, key);
};
// Key is smaller than root's key
return search(root->left, key);
};
No comments:
Post a Comment